Posted by: Nanda Andriani Putri on: Januari 6, 2010
Sendiri, Sambil merenungkan yang telah terjadi Mencurahkan isi hati dengan tinta Awan menghitam Lagit menangis Guntur saling menyahut Aku hanya sendiri Sendiri, Tak ada yang menemani
Fill in your details below or click an icon to log in:
You are commenting using your WordPress.com account. ( Log Out / Ubah )
You are commenting using your Twitter account. ( Log Out / Ubah )
You are commenting using your Facebook account. ( Log Out / Ubah )
Connecting to %s
Beritahu saya balasan komentar lewat surat elektronik.
Get every new post delivered to your Inbox.